Profile HKBP Parapat
HKBP Parapat – Gereja di Gerbang Danau Toba
Gereja HKBP Parapat terletak di Jl. Bukit Barisan No. 17, Parapat, tepat di jantung destinasi wisata Danau Toba.
Sejarah bermula tahun 1904, ketika Evangelis Daniel berhasil mengabarkan Injil di Parapat dan mengadakan ibadah pertama di sebuah rumah missionaris. Setahun kemudian tahun 1905, Ingwer Ludwig Nommensen mengutus misionaris K. Hermann Weissenbrunch untuk mengembangkan penginjilan di Sipiak – Parapat.
Pada tahun 1906 masyarakat membangun gereja sederhana pertama yang disebut Gereja “Ijuk” di Sipiak. Pada tahun 1911 Gereja Ijuk direnovasi menjadi Gereja HKBP Parapat yang masih di Sipiak.
Pada tahun 1932 gereja dipindahkan ke Dolok Pangulu Jl. Bukit Barisan. Lokasi lama di Sipiak kemudian menjadi Hotel Inna Parapat.
Gereja yang di Jl. Bukit Barisan kemudian direnovasi menjadi setengah beton. Tahun 1974 direnovasi menjadi bangunan permanen walaupun tiang-tiang utama masih memakai kayu balok. Tahun 2010 direnovasi kembali menjadi bentuk yang megah seperti sekarang dengan ukuran 22m x 29m di atas lahan 1 hektar.
Fakta unik: Tanah gereja ini adalah pemberian dari Raja Israel Sinaga, raja di Parapat yang juga menghibahkan tanah untuk Gereja Katolik Parapat dan Masjid Taqwa Parapat – simbol kerukunan di Parapat.




